THE JOURNEY OF ISRA MI'RAJ
The journey of isra mi'raj part IV
✨ Dialog antara kekasih dengan Tuhannya pun berlanjut...
Allah berfirman kepada Nabi Muhammad, "Dan sesungguhnya Aku telah mewajibkan 50 sholat atasmu dan atas ummatmu, maka laksanakanlah!"
🌳 Rasulullah pun turun dari Sidratul Muntaha. Di perjalanan, beliau bertemu dengan Nabi Ibrahim as. Namun Nabi Ibrahim tidak mengatakan sepatah katapun.
Perjalanan tetap berlanjut hingga Rasulullah bertemu dengan Nabi Musa as.
Maka Nabi Musa pun bertanya kepada Rasulullah, "Apa yang telah kau lakukan, Wahai Muhammad? Apa yang Tuhanmu wajibkan untuk ummatmu?"
Rasulullah pun menjawab, "Allah mewajibkan atasku dan ummatku untuk sholat sebanyak lima puluh rakaat."
Nabi Musa kemudian berkata, "Kembalilah pada Tuhanmu! Maka mintalah keringanan dari-Nya untukmu dan ummatmu. Sungguh ummatmu takkan mampu mengerjakan sholat sebanyak itu. Karena aku dulu telah memerintahkan ummatku bani Israil untuk mengerjakan yang lebih ringan daripada ini, tapi mereka tidak mampu lalu meninggalkannya. Sedangkan ummatmu, jasad, hati dan pendengaran serta penglihatan mereka lebih lemah dari ummatku."
Rasulullah yang mendengar itu langsung menoleh kepada malaikat Jibril meminta pendapat. Maka malaikat Jibril pun mengisyaratkan, 'Ya, jika kau mau kembalilah!'
Maka Rasulullah bersegera kembali sampai beliau sampai di Sidratul Muntaha.
Beliau pun bersujud kepada Allah dan berkata, "Wahai Tuhanku... Ringankanlah beban ummatku ini, karena sungguh mereka adalah ummat yang paling lemah."
Allah pun menjawab, "Aku kurangi dari mereka lima sholat."
Rasulullah yang telah dikabulkan permintaannya pun kembali menuju Nabi Musa.
Rasulullah bercerita kepada Nabi Musa, "Allah telah mengurangi lima sholat."
Nabi Musa kembali memerintahkan, "Kembalilah pada Tuhanmu! Dan mintalah keringanan (lagi) pada-Nya! Karena ummatmu takkan mampu mengerjakan itu."
Rasulullah pun terus menerus berbicara dengan Allah dan Nabi Musa untuk meminta keringanan sholat.
Lima demi lima sholat pun Allah kurangi.
Hingga...
Setelah berulang kali beliau kembali, Allah pun memamanggil, "Wahai Muhammad!"
Maka Rasulullah menjawab, "Labbaik, Wahai Tuhanku."
Allah berfirman, "Sholat lima puluh itu Kujadikan lima sholat dalam sehari semalam, setiap sholat terhitung sebagai sepuluh sholat, maka sholat lima waktu itu tetap terhitung sebagai lima puluh sholat. Dan kitab-Ku takkan pernah dapat diubah. Barangsiapa yang berkeinginan mengerjakan satu kebaikan dan dia tidak melakukannya, maka dia telah ditulis melakukan satu kebaikan, dan jika ia mengerjakannya maka ia ditulis melakukan sepuluh kebaikan. Dan barangsiapa yang menginginginkan mengerjakan satu keburukan, maka jika ia tidak mengerjakannya, takkan ditulis apapun untuknya, tapi jika ia mengerjakannya, maka ditulis baginya hanya satu keburukan."
Jangan sia-siakan keindahan perjalanan Isra' Mi'raj Rasulullah ini begitu saja.
Dua puluh tujuh rajab. Tak asing lagi tanggal itu di telinga kita. Dan tentunya identik dengan peristiwa Isra Mi'raj, yang dijalankan oleh Nabi hanya dalam satu malam.
'Mana mungkin orang bertemu Allah secara langsung? Melewati perjalanan sepanjang itu hanya dalam waktu singkat??'
👉 Sebagai ummat Islam, ummat beliau SAW, wajib memercayai peristiwa itu.
Adapun peristiwa itu, adalah hal yang tak mungkin difahami akal manusia. Tak semua hal harus dibuktikan dengan logis. Seperti ibarat gajah yang dipaksa masuk ke dalam wadah korek api, tidak akan muat, tapi nyata adanya. Akal manusia tak kan menerima hal yang terlalu besar untuknya.
📝Tugas kita sangat simple, yaitu mengabadikan momen indah ini dengan melakukan amalan-amalan yang semestinya kita lakukan dari malam ini hingga besok. Di antaranya :
1️⃣ Puasa Sunnah 27 Rajab
Rasulullah SAW bersabda,
من صام السابع وعشرين من رجب كتبت له ثواب صيام ستين شهرا
"Barangsiapa yang berpuasa di hari ke dua puluh tujuh bulan Rajab maka ditulis untuknya pahala puasa enam puluh tahun."
Dan dalam riwayat lain,
كان له من الاجر كمن صام مائة سنة وقامها
"Dia mendapatkan pahala seperti orang yang puasa dan bangun malam (tahajjud) selama seratus tahun."
2️⃣ Menghidupkan Malam
Di malam Isra Mi'raj Rasulullah melakukan perjalanannya, dan semestinya kita ikut merayakannya dengan menghidupkan malamnya. Entah dengan membaca alquran, shalawat atau hal-hal yang bermanfaat lainnya.
3️⃣ Memperbanyak Istighfar
Bulan Rajab adalah bulan istighfar.
Suatu malam, dimana peristiwa nan menjadi hal yang paling agung dalam sejarah Islam terjadi.
Jika Nabi Musa a.s diberi kelebihan oleh Allah dapat berbicara dengan-Nya, maka mustahil bagi Tuhan semesta alam menyia-nyiakan Nabi tercinta-Nya.
Allah Ta'ala memberi pula pada Nabi Muhammad SAW untuk bertemu secara langsung dengan-Nya, guna meredakan kesedihan beliau atas kewafatan istrinya, serta mengambil pelajaran dari setiap hal yang beliau lewati dalam perjalanan itu.
4️⃣ Merayakan Isra' Mi'raj
Kalau hari-hari spesial pribadi aja kita rayakan, semestinya hari spesial Rasulullah lebih kita ramaikan lagi kan!
Dan juga dalam perayaan ini kita mendapatkan beberapa faedah, di antaranya:
💚 Menunjukkan rasa cinta kepada Rasulullah, lebih mengenal kejadian yang sangat agung, yang mana beliau berjumpa dengan Allah Ta'ala.
🤲🏻 Mengenang dan mensyukuri nikmat Allah SWT yang meringankan shalat dari 50 menjadi 5 kali shalat sehari semalam.
👣 Mengikuti jejak para salafunasshalih.
Ayo hidupkan akhir bulan Rajab dengan memperbanyak amal shalih, karena kita tidak pernah tahu, apakah tahun depan kita akan bertemu kembali dengannya?
اللهم بارك لنا في رجب وشعبان وبلغنا رمضان.. آمين🤲🏻
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎
📚 Sumber: Al-Maraqil Aliyyah fil Anwaril Bahiyyah dan al-Kunuzul Hashinah.
📝 Dar Ummahatil Mukminin
- Fakir Ilmu - 🥀
Comments
Post a Comment